Magetan, Senin, 19 Januari 2026 — MAN 3 Magetan menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang bertempat di Masjid Nurul Sholihin MAN 3 Magetan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan peserta didik dengan tertib serta penuh kekhidmatan.
Rangkaian acara diawali dengan salat Duha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat bersama. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC). Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa, yang dibuka dengan pembacaan basmalah secara bersama-sama.
Acara selanjutnya yaitu sambutan Kepala Madrasah MAN 3 Magetan, Bapak Basuki Prihatin. Dalam sambutannya, beliau berpesan kepada seluruh peserta didik agar selalu bersikap tertib, menghormati guru, serta bersungguh-sungguh dalam menyimak pengajian. Beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mikraj mengajarkan kewajiban salat lima waktu yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran, khususnya bagi peserta didik yang telah memasuki usia remaja dan dewasa. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya bijak dalam memilih pergaulan serta menjaga sikap dan akhlak di tengah pengaruh lingkungan dan media sosial.
Memasuki acara inti, tausiah agama disampaikan oleh Abah Bima Cahyono. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan kehidupan yang dikaitkan dengan peristiwa Isra Mikraj. Abah Bima menekankan pentingnya menjaga cinta yang diridai Allah, menghindari pergaulan yang tidak membawa kebaikan, serta menganjurkan untuk tidak berpacaran dan lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah dan sholawat.
Beliau juga menjelaskan sejarah singkat perjalanan Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW, mulai dari perjalanan Rasulullah yang ditemani Malaikat Jibril hingga perintah salat lima waktu. Dalam penyampaiannya, Abah Bima menguraikan berbagai hikmah yang dapat diambil, khususnya tentang larangan menunda-nunda salat, pentingnya menjaga lisan, menjauhi adu domba, serta anjuran untuk gemar bersedekah. Salat disebut sebagai ibadah utama yang tidak dapat ditinggalkan oleh siapa pun, baik kaya maupun miskin, tua maupun muda.
Kegiatan pengajian diakhiri dengan doa bersama, kemudian ditutup dengan pembacaan Alhamdulillah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga MAN 3 Magetan dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta semangat dalam melaksanakan salat lima waktu dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.